WDSF Gelar Program Sertifikasi Instruktur dan Wasit di Hangzhou, Validasi Sistem Kompetisi yang Dikembangkan di Korea, serta Persiapan untuk Ajang Internasional Mendatang
HANGZHOU, TIONGKOK — 28 Agustus 2026 — World Drone Sports Federation (WDSF) memperluas kerja samanya dengan Tiongkok di bidang Drone Basketball melalui pelaksanaan program sertifikasi profesional bagi instruktur dan wasit di Hangzhou, sekaligus menerapkan sistem kompetisi dan peralatan yang dikembangkan di Korea dalam lingkungan pelatihan secara langsung.
Pada 25–28 Agustus, WDSF mengadakan “Drone Basketball Instructor and Referee Certification Training Program” di pusat pelatihan olahraga drone milik Shantai Aviation Technology (Hangzhou) Co., Ltd., perusahaan berbasis di Hangzhou yang bergerak di bidang ekonomi ketinggian rendah (low-altitude economy), pendidikan drone, dan teknologi penerbangan.
Program ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama olahraga drone Korea–Tiongkok antara WDSF dan Shantai Aviation Technology. Kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan tenaga profesional, membangun program pendidikan yang terstruktur, memperkenalkan sistem kompetisi yang terstandarisasi, memperluas olahraga Drone Basketball di Tiongkok, serta membangun fondasi untuk penyelenggaraan kompetisi internasional di masa mendatang.
Presiden WDSF Woo Hyun-ho, Chairman Woo In-ho, dan Competition Director Jung Han-young turut berpartisipasi sebagai instruktur.
Pelatihan menggabungkan pembelajaran teori dengan praktik lapangan dan mencakup berbagai materi, termasuk peraturan Drone Basketball, operasional pertandingan, tanggung jawab instruktur dan wasit, pengambilan keputusan terkait gol, penanganan situasi pertandingan, serta penggunaan sistem manajemen kompetisi WDSF.
Salah satu bagian penting dari program ini adalah instalasi dan pengoperasian sistem kompetisi serta sistem gawang Drone Basketball yang dikembangkan secara mandiri oleh WDSF.
Sistem tersebut dipasang langsung di lokasi pelatihan di Hangzhou dan digunakan dalam sesi latihan serta pertandingan secara langsung. WDSF juga menghubungkan sistem kompetisi lokal di Tiongkok dengan infrastruktur server WDSF di Korea untuk memverifikasi transmisi data, konektivitas, dan kinerja operasional dalam lingkungan internasional.
Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa platform kompetisi yang dikembangkan di Korea dapat dioperasikan secara andal di luar Korea serta diterapkan dalam program pelatihan dan kompetisi internasional di masa mendatang.
Peserta yang berhasil menyelesaikan program dan lulus evaluasi akhir memperoleh sertifikat WDSF Level 2 Drone Basketball Instructor dan Level 2 Drone Basketball Referee. Kualifikasi tersebut merupakan sertifikasi privat yang terdaftar di Korea oleh World Drone Sports Federation.
Proyek ini juga mencakup ekspor peralatan Drone Basketball dari Korea ke Tiongkok.
WDSF memasok drone Drone Basketball, baterai, serta sistem gawang yang dibutuhkan untuk kegiatan pelatihan dan pertandingan. Dengan demikian, mitra lokal dapat melanjutkan kegiatan pendidikan dan pertandingan setelah program sertifikasi selesai.
Hasilnya, proyek di Hangzhou ini tidak hanya menjadi sebuah program pelatihan. Proyek tersebut menunjukkan penerapan internasional dari model olahraga drone terpadu yang dikembangkan di Korea, yang menggabungkan pendidikan, sertifikasi profesional, teknologi manajemen kompetisi, dan peralatan olahraga.
Shantai Aviation menyiapkan fasilitas pelatihan serta lingkungan pembelajaran praktik untuk program ini dan berencana bekerja sama dengan WDSF untuk mengembangkan lebih lanjut sistem pendidikan profesional Drone Basketball di Tiongkok.
Kedua organisasi juga berencana mengeksplorasi pengembangan kurikulum yang selaras dengan kerangka administrasi pendidikan di Tiongkok, serta mengupayakan pendaftaran dan pengakuan kelembagaan yang sesuai melalui otoritas terkait di Tiongkok, termasuk Kementerian Pendidikan Republik Rakyat Tiongkok.
“Program ini penting karena kerja sama Korea–Tiongkok kami telah bergerak melampaui tahap perjanjian dan masuk ke tahap implementasi nyata melalui pelatihan profesional, penerapan sistem kompetisi, dan ekspor peralatan,” ujar Woo Hyun-ho, Presiden World Drone Sports Federation.
“Kami dapat menerapkan secara langsung sistem pendidikan dan manajemen kompetisi Drone Basketball yang dikembangkan di Korea di Tiongkok, sekaligus mengonfirmasi konektivitas dengan infrastruktur server kami di Korea,” tambah Woo.
“Tujuan kami berikutnya adalah terus mengembangkan instruktur dan wasit di Tiongkok serta memperluas kerja sama ke bidang pendidikan drone untuk generasi muda, kompetisi pertukaran Korea–Tiongkok, dan turnamen internasional. Kami ingin membangun model internasional yang berkelanjutan, di mana pendidikan olahraga drone, teknologi, dan industri dapat berkembang bersama.”
WDSF berencana terus memperluas jaringan internasionalnya dengan mengintegrasikan pendidikan instruktur dan wasit, penerapan sistem kompetisi, distribusi peralatan, serta penyelenggaraan ajang internasional melalui Tiongkok dan pasar luar negeri lainnya.
Kompetisi Drone Basketball saat ini direncanakan berlangsung di Hangzhou pada Januari 2027.
WDSF juga tengah mempersiapkan serangkaian kompetisi domestik dan internasional pada paruh kedua 2026 serta sepanjang 2027. Kedua organisasi berencana mendorong pertukaran antara atlet dan tim sebagai bagian dari program kerja sama internasional yang lebih luas.
Informasi lebih lanjut mengenai kompetisi mendatang dan kegiatan WDSF tersedia di:
World Drone Sports Federation
https://www.w-dsf.com
Share this post


