Siemens Memperkuat Kepemimpinannya dalam Infrastruktur AI melalui Investasi Manufaktur Lebih dari US$200 Juta di AS

Siemens berencana menginvestasikan lebih dari US$200 juta untuk membangun dua fasilitas manufaktur baru di Pendergrass, Georgia, dan Grand Prairie, Texas, guna meningkatkan kapasitas produksi infrastruktur kelistrikan yang dibutuhkan untuk mendukung generasi AI berikutnya.

Investasi tersebut diperkirakan akan menciptakan lebih dari 1.500 lapangan kerja sekaligus memperkuat kemampuan Siemens dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap pusat data yang siap mendukung AI. Ekspansi di AS ini merupakan bagian dari strategi Siemens untuk meningkatkan kapasitas produksinya secara global. Pada Juli 2026, perusahaan mengumumkan investasi sebesar €300 juta di pabrik-pabriknya di Jerman untuk mendukung pertumbuhan pesat AI dan infrastruktur pusat data.

“Bagi siapa pun yang membangun atau mengoperasikan pusat data saat ini, tantangannya sederhana: berkembang lebih cepat, beroperasi secara andal, dan menggunakan setiap watt secara bijak. Siemens menghadirkan teknologi dan keahlian yang dibutuhkan untuk mewujudkannya,” kata Roland Busch, President and CEO Siemens AG. “Kami hadir di seluruh rantai nilai AI, mulai dari desain chip dan infrastruktur pusat data hingga sistem kelistrikan dan jaringan pintar yang mendukung komputasi berkecepatan tinggi. Melalui investasi ini, kami memperkuat kepemimpinan global dalam infrastruktur kelistrikan yang menjadi tulang punggung AI dan membantu pelanggan membangun pusat data yang efisien, tangguh, dan siap mendukung AI.”

Fasilitas baru tersebut akan memproduksi peralatan kelistrikan yang dirancang untuk menjaga pusat data AI tetap beroperasi secara andal, termasuk sistem untuk distribusi, pemantauan, dan pengendalian listrik dalam lingkungan yang kompleks dan membutuhkan energi tinggi. Solusi ini membantu pelanggan meningkatkan kapasitas sekaligus mempertahankan keandalan, menyesuaikan diri dengan perubahan beban listrik, serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan peralatan. Meningkatnya permintaan terhadap teknologi ini juga tercermin dalam kinerja keuangan Siemens. Selama sembilan bulan pertama tahun fiskal berjalan, perusahaan mencatat pertumbuhan pesanan tiga digit di bisnis pusat datanya, dengan total pesanan mencapai sekitar €6 miliar.

“Revolusi AI hanya dapat berkembang dalam skala besar jika infrastruktur yang mendukungnya efisien, tangguh, dan dipercaya oleh masyarakat di sekitarnya. Siemens membantu pelanggan membangun pusat data yang lebih efisien dan siap mendukung AI serta menghubungkannya dengan ekosistem energi yang lebih luas, mulai dari distribusi listrik dan teknologi bangunan hingga perangkat lunak jaringan listrik, manajemen beban, dan energi. Dengan cara ini, kami membantu menyediakan listrik yang andal dan terjangkau yang dibutuhkan AI, sekaligus menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab,” ujar Peter Koerte, Member of the Managing Board sekaligus CEO Siemens Smart Infrastructure.

Siemens berperan dalam dua sisi perkembangan AI, yaitu menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung sistem AI sekaligus menerapkan AI khusus industri dalam bidang teknik dan operasional di dunia nyata. Kemampuan industrial AI Siemens mengintegrasikan perangkat lunak, otomasi, dan digital twins untuk membantu pelanggan merancang, membangun, dan mengoperasikan sistem fisik yang kompleks dengan lebih efisien dan tangguh.

Share this post

Loading...