Operasi di sektor manufaktur peralatan kelas atas sering kali melibatkan ruang yang terbatas, objek yang kompleks, serta tugas manipulasi presisi yang membutuhkan akurasi tinggi secara konsisten. Pada ajang 2026 World Artificial Intelligence Conference and High-Level Meeting on Global AI Governance (WAIC 2026), Shanghai Electric memamerkan portofolio lengkap solusi embodied intelligence yang dirancang untuk berbagai skenario industri.
Mengusung tema "AI for All: Smart Squad, Shining Without Limits", Shanghai Electric menampilkan kemampuan terbarunya di bidang robot embodied AI, komponen inti robot, serta solusi pabrik pintar berbasis AI-native. Perusahaan memperlihatkan kapabilitas menyeluruh yang mencakup sistem robot lengkap, komponen penting, perangkat lunak industri, hingga arsitektur smart factory.
"Nilai sesungguhnya dari embodied intelligence terletak pada kemampuannya memahami tugas-tugas industri yang nyata, yaitu menggabungkan kekuatan, presisi, dan stabilitas mesin dengan pengalaman serta penilaian manusia untuk menciptakan paradigma kolaborasi manusia dan mesin," ujar Wang Chunlei, Deputy General Manager Robotics Business Unit Shanghai Electric Automation Group.
Portofolio robotika Shanghai Electric mencakup lima skenario industri utama, yaitu pemasangan konektor, operasi kelistrikan, penyortiran fleksibel, perakitan cerdas, dan pemrosesan pipa. Beberapa inovasi yang dipamerkan meliputi:
Robot humanoid bipedal "SUYUAN", yang memiliki 41 derajat kebebasan gerak, sistem penglihatan multimodal pada kepala dan badan, serta sistem baterai ganda dengan fitur hot-swap, sehingga cocok untuk inspeksi, pemindahan material, dan perakitan.
Robot humanoid beroda industri "TUOYUAN", yang didukung model dasar embodied intelligence dan kontrol hibrida gaya-posisi untuk melakukan pemasangan berbagai jenis konektor, penyortiran material, serta bongkar muat komponen lembaran logam otomotif.
Robot humanoid biomimetik beroda "Mermaid", yang mampu mengenali tombol, kenop, dan sakelar udara secara otomatis serta menghasilkan jalur operasi secara real-time.
Robot otonom untuk chamfering dinding bagian dalam pipa, yang dirancang untuk bekerja di ruang sempit dengan tingkat akurasi hingga kurang dari 1 milimeter sekaligus mengirimkan data secara real-time.
Shanghai Electric juga memamerkan berbagai komponen inti robot, mulai dari sistem penggerak hingga end effector. Salah satu teknologi unggulannya adalah planetary roller screw yang menawarkan kapasitas beban lebih dari tiga kali lipat dibandingkan ball screw konvensional, serta tangan robotik DexHand yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan menggenggam dan manipulasi objek.
Di bidang manufaktur cerdas, Shanghai Electric meluncurkan 51 model dan agen AI dalam seri "StarCloud Intelligent Manufacturing" yang mencakup tiga bidang utama, yaitu riset dan desain, produksi dan manufaktur, serta operasi dan pemeliharaan. Solusi tersebut mendukung berbagai proses penting, termasuk optimasi proses produksi dan perawatan fasilitas pembangkit listrik tenaga angin.
Agen-agen AI tersebut telah diintegrasikan ke dalam sistem pengambilan keputusan robot dan operasional pabrik AI-native, sehingga mampu mengubah pengetahuan industri menjadi kapabilitas digital yang dapat digunakan kembali. Teknologi ini mendukung penjadwalan lini produksi, inspeksi kualitas, hingga pemeliharaan prediktif, sekaligus mendorong transformasi manufaktur dari pendekatan berbasis pengalaman menuju operasi berbasis data.
Shanghai Electric juga memperkenalkan "AI-Native Smart Factory Technology White Paper" yang mengusulkan arsitektur evolusi aktif untuk mengoptimalkan data produksi secara real-time dalam siklus tertutup. Konsep ini memungkinkan pabrik memiliki kemampuan persepsi, pengambilan keputusan, dan eksekusi secara mandiri. Dibangun berdasarkan prinsip First Principles, arsitektur tersebut mengintegrasikan proses produksi, perangkat lunak industri, agen AI, dan peralatan pintar secara vertikal, sekaligus menghubungkan silo data secara horizontal. Arsitektur ini terdiri atas tiga lapisan utama, yaitu AI Factory Brain sebagai pusat kendali, agen industri dan robot embodied sebagai jaringan eksekusi, serta physical twin sebagai cerminan digital dari pabrik fisik.
Dengan pengalaman industri yang luas dan kemampuan menyediakan solusi terintegrasi, Shanghai Electric berkomitmen untuk terus mempercepat penerapan AI di sektor industri, mengatasi tantangan teknis embodied intelligence dalam lingkungan kerja yang kompleks, memperluas implementasi pabrik pintar AI-native, serta menghadirkan solusi yang dapat direplikasi di berbagai sektor manufaktur.
Share this post
