Pertamina Percepat Produksi Migas, Dukung Kemandirian Energi Nasional

Pertamina terus meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi dan mendukung target Pemerintah untuk mencapai produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menyampaikan bahwa migas masih berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, termasuk selama proses transisi menuju sumber energi rendah karbon. Sejalan dengan hal tersebut, Pertamina memprioritaskan peningkatan produksi dari lapangan yang sudah beroperasi serta pengembangan sumber daya migas baru.

“Kami menyadari betul bahwa kebutuhan migas masih sangat besar dan menjadi fondasi utama bagi ketahanan energi negara. Seluruh potensi, kemampuan, serta sumber daya yang kami miliki akan kami kerahkan sepenuhnya, agar sasaran produksi dapat tercapai dan terus tumbuh secara berkelanjutan demi menjamin pasokan energi yang andal bagi seluruh masyarakat,” ujar Oki.

Peningkatan produksi dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari pengeboran sumur pengembangan, pemeliharaan dan optimalisasi sumur, peningkatan produktivitas lapangan eksisting, hingga penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

Selain mengoptimalkan lapangan yang telah berproduksi, Pertamina terus melakukan eksplorasi dan pengembangan sumber daya baru, baik dari cadangan konvensional maupun nonkonvensional, guna menjaga keberlanjutan pasokan energi dalam jangka panjang.

Sejumlah wilayah kerja strategis yang dikelola Pertamina turut mendukung upaya tersebut. Pengelolaannya dilakukan secara bertahap, termasuk Offshore North West Java (ONWJ) sejak 2009, West Pangkah Offshore (WPO) pada 2011, Banyu Urip pada 2016, Mahakam pada 2018, dan Blok Rokan pada 2021.

Saat ini, Pertamina juga berfokus pada optimalisasi potensi Blok Rokan, salah satu wilayah kerja dengan sejarah panjang produksi migas yang secara kumulatif telah menghasilkan sekitar 11 miliar barel minyak.

Oki menyampaikan bahwa Blok Rokan masih memiliki potensi pengembangan yang besar. Pertamina menjalankan berbagai strategi untuk meningkatkan produktivitasnya, termasuk optimalisasi pengelolaan lapangan minyak berat, pemenuhan kebutuhan listrik, penerapan teknologi pengeboran pada lapisan dengan kualitas rendah, serta pengembangan bahan kimia khusus untuk meningkatkan perolehan minyak.

”Kami menargetkan Produksi Blok Rokan meningkat signifikan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan potensi migas serta mempercepat investasi dan kegiatan operasional, untuk menjaga ketersediaan energi,” tutup Oki.

Share this post

Loading...