Bosch dan Qualcomm Technologies, Inc. hari ini mengumumkan bahwa mereka memperluas kemitraan strategis mereka, yang sebelumnya berfokus pada komputer kendaraan untuk solusi kokpit, kini juga mencakup solusi ADAS. Bersama-sama, Bosch dan Qualcomm Technologies membantu menjawab salah satu kebutuhan paling mendesak di industri—yaitu memperluas teknologi kendaraan cerdas untuk memenuhi meningkatnya permintaan konsumen akan kendaraan yang otomatis, terhubung, dan sangat dipersonalisasi.
Kedua perusahaan juga menyoroti pencapaian penting dalam kolaborasi jangka panjang mereka: Bosch telah mengembangkan dan mengirimkan lebih dari 10 juta komputer kendaraan berbasis Snapdragon Cockpit Platforms dari Qualcomm Technologies untuk pasar otomotif global.

“Dengan menggabungkan teknologi komputasi mutakhir dengan keahlian integrasi sistem kami—meliputi hardware, software, dan keselamatan—kami memungkinkan produsen otomotif memenuhi meningkatnya permintaan akan pengalaman berkendara yang personal, aman, dan nyaman,” ujar Christoph Hartung, anggota dewan sektor bisnis Bosch Mobility, Chief Technology Officer untuk Systems, Software, and Services, serta Presiden divisi Cross-Domain Computing Solutions.
“Keberhasilan kolaborasi kami yang terus berkembang dengan Qualcomm Technologies menegaskan nilai utama yang Bosch bawa ke industri: kami menyediakan platform komputasi yang tangguh dan berkinerja tinggi sebagai tulang punggung kendaraan berbasis software saat ini,” tambahnya.
“Kolaborasi kami dengan Bosch mencakup seluruh spektrum komputasi kendaraan—mulai dari sistem kokpit berkinerja tinggi hingga solusi berkendara otomatis yang skalabel dan arsitektur kendaraan terpusat yang sedang berkembang—semuanya didukung oleh platform otomotif Snapdragon® Digital Chassis™,” kata Nakul Duggal, EVP dan Group GM Automotive, Industrial and Embedded IoT, and Robotics, Qualcomm Technologies, Inc.
“ADAS adalah area di mana performa dan keselamatan harus dapat ditingkatkan dalam kondisi nyata. Dengan memperluas kerja sama kami dengan Bosch ke platform ADAS siap produksi, kami membantu produsen otomotif menghadirkan fitur bantuan pengemudi canggih secara lebih efisien di berbagai lini kendaraan, dengan jalur yang jelas menuju komputasi terpusat,” lanjutnya.
Membangun momentum ini, kedua perusahaan memperluas kolaborasi melalui program produksi ADAS baru. Program ini memanfaatkan arsitektur komputer kendaraan Bosch yang dioptimalkan dari sisi biaya, didukung oleh platform Snapdragon Ride™ dari Qualcomm Technologies, untuk menghadirkan implementasi ADAS yang praktis dan skalabel. Kolaborasi ini juga mencakup platform gabungan kokpit dan ADAS yang dirancang khusus, mendukung aplikasi dengan tingkat kritikalitas berbeda dalam satu system-on-chip (SoC), yang menjadi keunggulan Snapdragon Ride™ Flex SoCs, sejalan dengan strategi kendaraan berbasis software para produsen otomotif.
Inti dari program ini adalah platform integrasi ADAS Bosch—komputer kendaraan modular dan skalabel untuk fungsi ADAS. Dengan bandwidth tinggi, daya komputasi besar, dan manajemen memori canggih, platform ini memenuhi standar keselamatan dan keamanan yang ketat, menggabungkan berbagai teknologi sensor untuk membangun model lingkungan 360° yang akurat, serta menjalankan algoritma kompleks untuk memastikan perilaku kendaraan yang aman dan dinamis, bahkan pada kecepatan tinggi.
Masa Depan ADAS: Rekayasa Bersama untuk Inovasi
Pendekatan bersama Bosch dan Qualcomm Technologies menghasilkan komputer kendaraan yang skalabel dan hemat biaya dengan solusi ADAS yang telah memenangkan berbagai proyek desain global, khususnya di pasar Asia Timur. Upaya ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi produsen otomotif serta jalur transisi yang jelas menuju arsitektur komputasi terpusat, yang mengandalkan sejumlah kecil komputer kendaraan berperforma tinggi dibandingkan banyak unit kontrol terpisah.
Didukung oleh platform Snapdragon Ride yang skalabel, komputer kendaraan Bosch dapat digunakan dalam berbagai konfigurasi—mulai dari ADAS tingkat dasar seperti pengaturan kecepatan dan jarak atau lane keeping, hingga sistem berkendara otomatis yang lebih canggih. Kendaraan pertama dari kerja sama ini diperkirakan mulai beroperasi pada tahun 2028.
Selain itu, solusi ADAS dan kokpit juga dapat digabungkan dalam satu platform untuk memberikan fleksibilitas lebih besar dan mengurangi kompleksitas arsitektur. Snapdragon Ride™ Flex memungkinkan konsolidasi fungsi kokpit dan ADAS dalam satu SoC yang tersertifikasi keselamatan, sehingga mengurangi kompleksitas sistem, konsumsi daya, dan biaya, sekaligus membuka jalan menuju arsitektur komputasi terpusat. Platform integrasi Bosch menggabungkan fungsi berkendara berbantuan dan otomatis dengan infotainment seperti navigasi personal dan asisten suara dalam satu komputer berkinerja tinggi.
Baik solusi ADAS maupun komputasi lintas domain dirancang untuk memenuhi standar keselamatan tinggi (hingga ASIL-D) sambil mengurangi kompleksitas dan biaya. Bagi pengemudi, hal ini berarti akses yang lebih luas terhadap fitur berkendara Level 2 seperti lane keeping, hands-free driving, dan parkir otomatis cerdas.
Kolaborasi Sukses: Mendefinisikan Kokpit Digital Modern
Kemitraan Bosch dan Qualcomm Technologies turut mendefinisikan ulang kokpit digital modern dengan melayani pasar otomotif regional dan global di Amerika Utara, Asia, dan Eropa. Kolaborasi ini mencatat pertumbuhan pesat sejak pengiriman pertama pada 2021, meningkat dari satu juta unit pada 2023 menjadi sepuluh juta unit dalam waktu kurang dari tiga tahun, didorong oleh berbagai proyek global dengan produsen kendaraan.
Pencapaian ini menunjukkan kemampuan kedua perusahaan dalam mengindustrialisasi teknologi otomotif canggih dalam skala global untuk era kendaraan berbasis software, mulai dari kendaraan entry-level hingga premium. Keberhasilan ini didukung oleh pendekatan Bosch yang fleksibel dan skalabel dengan memanfaatkan Snapdragon Cockpit Platforms, yang mampu mengelola semakin banyak layar dan input kamera dalam kendaraan.
Platform Snapdragon Cockpit dari Qualcomm Technologies menggabungkan performa tinggi dengan efisiensi daya, memungkinkan berbagai pengalaman dalam kendaraan—mulai dari tampilan dasar yang efisien hingga sistem premium dengan respons HMI berlatensi ultra-rendah, konfigurasi multi-layar, multimedia imersif, asisten suara berbasis AI, dan tingkat personalisasi yang lebih tinggi, tanpa mengorbankan efisiensi di berbagai segmen kendaraan.
Share this post
