Alteryx Meluncurkan Kemampuan AI Baru untuk Menghadirkan Analitik Terkelola di Mana Pun Pekerjaan Dilakukan

Alteryx, perusahaan yang bergerak di bidang analitik dan otomatisasi berbasis agentic AI, hari ini mengumumkan kemampuan AI baru di Alteryx One yang menghubungkan logika bisnis tingkat enterprise secara langsung dengan agen AI yang sudah digunakan oleh berbagai tim. Dengan memperluas workflow dan dataset yang telah dikelola ke berbagai alat AI eksternal, organisasi dapat menerapkan prinsip “build once and govern once” tanpa perlu membuat ulang logika bisnis yang kompleks dari awal. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan meningkatkan penggunaan AI secara lebih aman dan terkontrol, sekaligus membantu mengurangi risiko keamanan serta biaya token yang tidak terkendali.

Temuan Utama

  • 71 persen pemimpin TI melaporkan bahwa inisiatif AI paling berhasil ketika tim TI dan bisnis bekerja sama secara erat untuk menjembatani kesenjangan antara agen AI dan logika bisnis perusahaan.

  • NextWave berhasil mengurangi konsumsi token LLM hingga 20 kali lipat dengan menggunakan workflow Alteryx dalam proses rekonsiliasi kompleks Office of the CFO antara data front-office dan back-office.

  • Konsumsi token dapat berkurang hingga 93 persen dan kecepatan meningkat hingga 85 persen pada tugas yang melibatkan data mentah dan belum memiliki grounding, ketika LLM dikombinasikan dengan workflow Alteryx yang telah tersedia dan tepercaya.

  • Biaya token dapat berkurang hingga 83 persen dan kecepatan meningkat hingga 65 persen pada tugas yang melibatkan data bersih dan telah memiliki grounding.

  • 65 persen analis mengonfirmasi bahwa AI memberikan nilai terbesar ketika logika bisnis dikelola di tingkat bisnis.

Menjembatani Agen AI dan Logika Bisnis yang Terkelola

Ketika perusahaan menerapkan AI di berbagai lini bisnis, menghasilkan jawaban hanyalah langkah awal. Organisasi membutuhkan AI yang mampu memberikan jawaban tepercaya, mengambil tindakan, dan mengotomatisasi proses bisnis yang berulang. Agen AI memiliki kemampuan yang kuat, tetapi sering kali bekerja tanpa konteks bisnis yang memadai. Bahkan, 71 persen pemimpin TI melaporkan bahwa inisiatif AI paling berhasil ketika tim TI dan bisnis bekerja sama secara erat untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

Dengan berperan sebagai penghubung antara agen AI dan logika bisnis perusahaan yang telah dikelola, Alteryx membantu memastikan setiap tindakan berbasis AI tetap akurat dan sesuai dengan standar kepatuhan, seperti halnya workflow yang dijalankan oleh manusia.

Alteryx menyebut pendekatan ini sebagai VURA, yaitu AI yang Visible, Understandable, Repeatable, dan Auditable — dapat dilihat, dipahami, diulang, dan diaudit. Bagi tim bisnis, VURA memungkinkan mereka melihat sumber suatu jawaban atau tindakan, memahami logika bisnis yang mendasarinya, serta mengandalkan perhitungan dan workflow yang telah disetujui untuk menghasilkan hasil yang konsisten.

Alteryx menghubungkan AI dengan workflow, data, dan aturan bisnis yang sudah digunakan dan dikelola organisasi. Dengan demikian, pengguna bisnis dapat memahami, memvalidasi, menggunakan kembali, dan mengambil tindakan berdasarkan AI dengan lebih percaya diri.

“Seiring AI mengubah cara dan tempat orang berinteraksi dengan software perusahaan, tantangannya bukan lagi sekadar menghasilkan jawaban, tetapi memastikan jawaban tersebut mencerminkan data tepercaya, konteks bisnis, dan logika yang dikelola,” kata Stewart Bond, Vice President, Data Intelligence and Integration Software di IDC. “Dengan menyediakan workflow dan analitik yang telah disetujui melalui asisten dan agen AI yang sudah digunakan karyawan, Alteryx menjawab kebutuhan penting untuk membawa AI dari tahap eksperimen menuju operasi bisnis yang andal dan dapat diulang dalam skala besar.”

Ekonomi AI yang Terkelola

Pendekatan ini juga meningkatkan efisiensi biaya penggunaan AI. Dengan menjalankan analitik kompleks melalui Alteryx, alih-alih mengandalkan LLM untuk memprosesnya, organisasi dapat mengurangi konsumsi token sekaligus mempertahankan output yang terkelola dan dapat diulang.

NextWave baru-baru ini menunjukkan dampak tersebut dengan mencapai pengurangan konsumsi token LLM hingga 20 kali lipat dalam proses rekonsiliasi kompleks Office of the CFO antara data front-office dan back-office. Pengujian internal berikutnya mengonfirmasi efisiensi ini, menunjukkan bahwa workflow Alteryx memberikan kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan penggunaan LLM secara mandiri.

Kombinasi LLM dengan workflow Alteryx yang sudah tersedia dan tepercaya menghasilkan pengurangan konsumsi token hingga 93 persen dan peningkatan kecepatan hingga 85 persen untuk tugas yang melibatkan data mentah dan belum memiliki grounding. Untuk tugas dengan data yang bersih dan telah memiliki grounding, biaya token dapat berkurang hingga 83 persen, sementara kecepatan meningkat hingga 65 persen.

“AI generatif sangat baik untuk brainstorming, tetapi sering kali menghadapi tantangan ketika membutuhkan presisi yang diperlukan dalam menjalankan proses perusahaan. Organisasi tidak membutuhkan agen yang menebak aturan bisnis dan menghabiskan banyak token. Mereka membutuhkan AI yang bekerja berdasarkan logika bisnis dan tata kelola tepercaya yang menjadi dasar operasional perusahaan,” kata Ben Canning, Chief Product Officer di Alteryx. “Dengan menghubungkan berbagai tools yang sudah ada ke lapisan logika bisnis yang dikelola, kami memungkinkan perusahaan menghilangkan biaya dan pekerjaan berulang untuk membangun kembali aturan bisnis setiap kali menggunakan agen baru, sehingga setiap tindakan berbasis AI dapat memiliki tingkat keandalan yang sama dengan perhitungan yang telah mereka percayai.”

Dari Jawaban AI ke Tindakan AI

Seiring AI mengubah perusahaan, peran analis juga berkembang dari sekadar “mekanik data” yang melakukan pekerjaan pipeline secara manual menjadi “arsitek strategi bisnis” yang mengelola logika bisnis.

Analis kini berperan penting dalam menjembatani kebutuhan bisnis dengan eksekusi AI, memastikan keputusan didasarkan pada data dan dapat ditindaklanjuti. Kemampuan baru Alteryx ini mengubah produktivitas analis dan tim operasional secara mendasar, memungkinkan mereka menggunakan AI sebagai asisten untuk membangun workflow dan menyampaikan insight langsung kepada pemangku kepentingan melalui agen.

Perubahan ini menjadi semakin penting. Berdasarkan penelitian terbaru Alteryx, 65 persen analis mengonfirmasi bahwa AI memberikan nilai terbesar ketika logika bisnis dikelola di tingkat bisnis, yaitu pada area yang menjadi dasar kemampuan AI baru Alteryx.

Alteryx membawa analitik yang telah dikelola melampaui platformnya dengan menerapkan logika bisnis tepercaya ke lingkungan AI tempat pengguna sudah bekerja. Hal ini memberikan pengguna, asisten AI, dan agen akses langsung ke data, workflow, serta perhitungan yang tepercaya.

Kemampuan Baru

Kemampuan terbaru tersebut meliputi:

  • Ask Alteryx: Dalam rilis terbaru ini, Ask Alteryx berkembang dari sekadar asisten terintegrasi menjadi cara utama pengguna berinteraksi dengan Alteryx One. Fitur ini memandu pengguna baru melalui langkah-langkah awal dalam membuat workflow di Designer dan menyediakan akses berbasis bahasa alami ke data melalui Ask Alteryx for Live Query. Fitur ini terhubung dengan Snowflake, BigQuery, dan Databricks untuk membaca dan menulis data secara langsung. Ask Alteryx terlebih dahulu memeriksa workflow dan data yang sudah tersedia. Jika terdapat jawaban yang telah dikelola, sistem akan menggunakannya; jika belum, sistem akan membuat workflow baru. Setiap output tetap dapat diperiksa, diedit, digunakan kembali, dan dijadwalkan di Alteryx One.

  • Agent Studio: Memungkinkan pengguna bisnis mengubah dataset yang sudah tersedia dan dikelola menjadi agen percakapan tanpa perlu membangun ulang apa pun. Tim analitik tetap memiliki kendali penuh atas dataset dan KPI yang digunakan untuk menghasilkan respons agen. Sementara itu, tim keuangan dan operasional dapat langsung mengatur agen berdasarkan dataset rekonsiliasi atau data dashboard KPI mereka, sehingga pemangku kepentingan dapat mengajukan pertanyaan mengenai tren, akar masalah, dan variasi menggunakan bahasa sederhana serta memperoleh jawaban yang terkelola dan dapat dijelaskan.

  • Alteryx Insights for OpenAI: Tersedia melalui ChatGPT Plugin Directory, kemampuan ini memungkinkan pengguna bisnis menghasilkan jawaban berdasarkan data, perhitungan, dan workflow yang telah disetujui analis. Karyawan dapat menganalisis perbedaan pendapatan atau menyelesaikan masalah rekonsiliasi secara langsung dengan mengakses logika bisnis tepercaya tanpa harus membuka platform atau memiliki akun Alteryx. Alteryx juga akan memperluas integrasi ini ke berbagai platform tempat tim bekerja, termasuk dukungan mendatang untuk Claude, Gemini, Slack, dan Microsoft Teams.

  • Alteryx MCP Server: Menyediakan cara yang dikelola untuk menggunakan Alteryx dari berbagai platform atau agen AI yang sudah digunakan. Fitur ini memungkinkan agen AI berinteraksi dengan Alteryx seperti halnya pengguna manusia, mulai dari menemukan data yang tepat, membangun solusi multi-langkah, hingga mengubahnya menjadi workflow yang terkelola dan dapat diulang. Agen dapat membuat, menjalankan, menjadwalkan, dan menemukan aset Alteryx secara langsung. Setiap permintaan AI eksternal secara otomatis mengikuti autentikasi, konteks workspace, kontrol akses berbasis peran, dan izin Alteryx, sehingga setiap interaksi menggunakan model keamanan dan jejak audit yang sama seperti ketika dilakukan oleh manusia. Kemampuan tambahan, termasuk pembuatan koneksi dan penjadwalan yang diperluas, dijadwalkan hadir akhir tahun ini melalui koneksi terkelola yang sama.

  • Alteryx Skills: Instalasi berbasis GitHub yang mengajarkan berbagai antarmuka agen pihak ketiga, OpenAI Codex, Microsoft Copilot, Claude Code, Gemini CLI, dan lainnya untuk membangun aset Alteryx dengan cara yang tepat, serupa dengan cara Ask Alteryx membuatnya. Daripada setiap tools menebak pola Alteryx secara mandiri, Skills memberikan pengetahuan pembangunan workflow yang digunakan Ask Alteryx. Dengan demikian, workflow perhitungan keuangan atau rekonsiliasi dapat dibuat dengan benar sejak awal tanpa perlu membangun ulang logika atau izin secara terpisah untuk setiap tools yang digunakan tim.

Dampak bagi Pelanggan

“Dengan Agent Studio, kami membuat data Beachwatch selama puluhan tahun menjadi lebih mudah digunakan dan ditindaklanjuti oleh tim kami. Rekan kerja dapat mengajukan pertanyaan dalam bahasa sederhana dan memperoleh jawaban berdasarkan data yang telah dikelola tanpa harus selalu meminta bantuan tim data,” kata Greg Wannell, Data & Analytics Manager, Marine Conservation Society. “Hal ini memberi kami cara yang lebih cepat untuk mengubah bukti menjadi tindakan, baik untuk mendukung pekerjaan advokasi maupun membantu tim memahami dampak kebijakan terhadap garis pantai kami.”

Alteryx menyediakan lapisan logika bisnis untuk AI perusahaan dengan menghubungkan berbagai tools dan agen AI yang digunakan organisasi dengan workflow, dataset, dan analitik yang telah dikelola dan menjadi andalan mereka. Pendekatan ini membantu organisasi bergerak melampaui tahap eksperimen AI menuju penerapan AI yang tepercaya, dapat ditindaklanjuti, dan dirancang untuk memberikan hasil investasi (ROI).

Pelajari Cara Membuat AI Lebih Akurat, Hemat Biaya, dan Dapat Diaudit

Pelajari bagaimana Alteryx memperluas logika bisnis tepercaya ke agen AI untuk membantu organisasi menghasilkan jawaban yang lebih akurat, dapat dijelaskan, dan dapat diulang, sekaligus mengurangi biaya AI yang tidak diperlukan.

Bergabunglah dengan pemimpin produk Alteryx, Jason Klein, Kate Butcher, dan Robert D'Arrigo pada 24 September dalam acara “Stop Burning Resources on AI You Can't Trust” untuk mengeksplorasi inovasi terbaru dan bagaimana organisasi dapat menerapkan AI dengan tingkat kepercayaan dan ROI yang lebih tinggi.

Share this post

Loading...