ABB telah menjalin kemitraan strategis dan melakukan investasi minoritas di LevelTen Energy, marketplace terbesar di dunia untuk transaksi energi bersih, termasuk perjanjian pembelian listrik (Power Purchase Agreements/PPA). Berkantor pusat di Amerika Serikat, LevelTen telah memfasilitasi lebih dari 20 GW transaksi energi bersih di lebih dari 35 pasar di Amerika Utara dan Eropa atas nama berbagai pelaku industri, termasuk perusahaan hyperscaler, perusahaan komersial dan industri, serta utilitas.
Kemitraan strategis dan investasi ini memperkuat penawaran layanan konsultasi energi dan karbon (Energy & Carbon/E&C) ABB dengan menggabungkan keahliannya di bidang elektrifikasi, solusi digital, dan manajemen energi dengan platform terdepan milik LevelTen. Nilai finansial dari investasi tersebut tidak diungkapkan.
Seiring meningkatnya tekanan terhadap perusahaan untuk mendekarbonisasi operasional mereka, mendapatkan akses terhadap listrik bersih yang andal dan terjangkau telah menjadi salah satu tantangan paling kompleks dalam perjalanan menuju target emisi nol bersih (net zero). Meskipun banyak perusahaan telah berinvestasi pada pembangkit energi terbarukan di lokasi (onsite) dan berbagai langkah efisiensi energi, memperoleh pasokan listrik bersih dalam skala besar sering kali memerlukan perjanjian energi terbarukan jangka panjang yang rumit untuk dijalankan tanpa keahlian khusus.
“Pelanggan kami menghadapi tekanan nyata untuk mengurangi jejak karbon mereka sekaligus mengelola biaya energi dan menjaga keandalan operasional selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu,” ujar Stuart Thompson, Presiden Divisi Electrification Service ABB. “Satu hal penting yang selama ini belum ada dalam solusi yang kami tawarkan adalah cara yang sederhana untuk mendapatkan pasokan energi bersih jangka panjang dengan harga yang tepat. LevelTen Energy menghadirkan kemampuan tersebut. Melalui kemitraan ini, ABB akan dapat memperluas portofolio layanan konsultasi energi dan karbon yang terus berkembang dengan kemampuan pengadaan energi terbarukan, sehingga membantu pelanggan mulai dari tahap perencanaan dan implementasi hingga optimalisasi serta pelaporan secara berkelanjutan.”
Kolaborasi ini menjadi semakin relevan seiring berkembangnya persyaratan regulasi. Semakin banyak perusahaan yang beralih dari sekadar mencocokkan penggunaan energi terbarukan secara tahunan menuju standar yang lebih ketat mengenai kapan dan di mana energi bersih dihasilkan serta digunakan. Pelanggan kini semakin mengandalkan teknologi seperti sistem penyimpanan energi baterai (Battery Energy Storage Systems/BESS), mikrogrid, dan solusi manajemen energi canggih—bidang-bidang yang telah lama menjadi keahlian ABB. Kemampuan LevelTen dalam kontrak energi bersih dan perdagangan sertifikat atribut lingkungan (Environmental Attribute Certificates/EAC) melengkapi teknologi tersebut, sehingga membantu pelanggan membangun strategi dekarbonisasi yang lebih komprehensif dan dapat diverifikasi.
Thompson menambahkan, “Kemitraan ini diharapkan dapat mempercepat peluang pertumbuhan bagi kedua perusahaan. ABB akan memperoleh akses ke ekosistem luas pengembang dan proyek energi bersih milik LevelTen, sehingga membuka peluang baru untuk menghadirkan layanan pemantauan, optimalisasi, dan layanan sepanjang siklus hidup aset. Di saat yang sama, LevelTen akan memanfaatkan keahlian ABB serta hubungan globalnya dengan pelanggan, khususnya di sektor manufaktur, industri, dan komersial, serta kehadiran ABB yang kuat di pasar-pasar berkembang, termasuk Asia-Pasifik.”
Chief Executive Officer (CEO) LevelTen Energy, Bryce Smith, mengatakan, “Kemitraan strategis ini akan menghadirkan solusi energi bersih baru yang memungkinkan pelanggan ABB di seluruh dunia mengakses energi bersih, kapasitas listrik, serta berbagai alat manajemen portofolio secara lebih mudah. Bersama-sama, kami memiliki peluang besar untuk membantu lebih banyak pelanggan dalam upaya dekarbonisasi.”
Investasi ABB di LevelTen Energy mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem mitra inovatif yang membantu pelanggan menghadapi lanskap energi yang semakin kompleks. Bersama investasi terbaru lainnya seperti Gridcog, ABB terus memperluas kapabilitasnya di bidang pengadaan energi, layanan konsultasi, serta layanan energi dan karbon guna membantu pelanggan komersial dan industri mempercepat transisi energi serta mengambil keputusan energi yang lebih tepat.
Investasi ini dilakukan melalui ABB Electrification Ventures, unit modal ventura dari lini bisnis Electrification ABB. Langkah tersebut menjadi tambahan penting dalam portofolio investasi modal ventura ABB dan mencerminkan komitmen perusahaan untuk membangun ekosistem mitra inovatif yang mengembangkan solusi guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan. Dengan kemitraan terbaru ini, ABB Electrification Ventures telah menginvestasikan lebih dari US$110 juta ke 18 startup sejak 2021. ABB Electrification Ventures merupakan bagian dari kerangka investasi modal ventura ABB Ventures. Sejak didirikan pada 2010, ABB Ventures telah menginvestasikan lebih dari US$500 juta ke berbagai startup yang sejalan dengan portofolio ABB di bidang elektrifikasi, otomatisasi, dan teknologi penggerak (motion).
Share this post
